
Sultana Royal – Beragam tips memilih hijab membantu perempuan menyesuaikan gaya kerudung dengan bentuk wajah agar tampilan terlihat lebih proporsional dan rapi dalam berbagai kesempatan.
Sebelum menentukan model, warna, dan bahan, memahami tips memilih hijab berdasarkan bentuk wajah menjadi langkah penting. Bentuk wajah yang berbeda memerlukan penekanan dan ilusi optik yang berbeda pula. Karena itu, memilih hijab tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga menyesuaikan karakter wajah dan gaya pribadi.
Secara umum, wajah manusia terbagi dalam beberapa tipe seperti oval, bulat, persegi, panjang, dan hati. Setiap tipe memiliki kelebihan sekaligus tantangan saat mengatur pashmina, segi empat, maupun khimar. Dengan pendekatan yang tepat, hijab bisa menonjolkan fitur terbaik dan menyamarkan area yang kurang ingin ditonjolkan.
Selain bentuk wajah, kenyamanan juga berperan besar. Bahan yang terlalu tebal, licin, atau panas dapat memengaruhi bentuk akhir hijab. Akibatnya, siluet wajah ikut berubah. Karena itu, menguasai tips memilih hijab sekaligus memahami karakter bahan akan membuat penataan hijab lebih mudah.
Wajah bulat biasanya memiliki pipi tembam dan garis rahang lembut. Tujuan utama penataan hijab untuk wajah bulat adalah menciptakan ilusi wajah yang sedikit lebih panjang dan tegas. Salah satu tips memilih hijab untuk wajah bulat adalah menghindari inner yang terlalu menutup dahi. Biarkan sedikit ruang pada bagian atas agar wajah tidak tampak semakin pendek.
Pilih bahan yang agak jatuh seperti voile atau chiffon premium, lalu atur hijab agar membentuk sudut lembut di sisi pipi. Hindari melilit terlalu ketat di sekitar pipi karena akan menonjolkan volume wajah. Selain itu, pilih warna yang tidak terlalu terang di area wajah jika ingin efek lebih tirus.
Motif kecil dan tidak terlalu ramai cenderung lebih aman untuk wajah bulat. Sementara itu, drapery yang jatuh di sisi kanan dan kiri dapat membantu menciptakan ilusi garis wajah lebih ramping.
Wajah oval sering dianggap paling proporsional sehingga relatif mudah dipadukan dengan berbagai gaya hijab. Namun, tips memilih hijab untuk wajah oval tetap penting agar bentuk alami wajah tidak “hilang” karena penataan yang kurang tepat. Hindari menutup dahi terlalu rendah karena dapat membuat wajah tampak lebih pendek dari aslinya.
Hampir semua jenis bahan cocok untuk wajah oval, mulai dari katun, chiffon, hingga satin. Di sisi lain, model pashmina dengan belitan simpel atau hijab segi empat yang dilipat minimalis dapat menonjolkan kontur wajah oval dengan manis. Sesekali, tambahkan aksen layer ringan untuk memberi dimensi tanpa membuat wajah tampak berat.
Jika ingin bermain motif, wajah oval cukup fleksibel. Namun, tetap seimbangkan dengan busana agar tampilan tidak terkesan berlebihan. Perpaduan motif lembut dan warna netral biasanya aman untuk penggunaan sehari-hari.
Wajah kotak memiliki rahang tegas dan garis dahi yang hampir sama lebar. Sementara itu, wajah panjang cenderung memiliki jarak dahi ke dagu yang lebih besar. Keduanya memerlukan tips memilih hijab yang fokus pada penghalusan garis dan penyeimbangan proporsi. Untuk wajah kotak, pilih penataan hijab dengan lengkungan lembut di sekitar rahang, bukan garis lurus yang mengikuti bentuk wajah.
Bahan yang lembut dan flowy akan membantu melembutkan sudut wajah. Hindari gaya yang terlalu kaku atau lipatan tajam di sudut rahang. Untuk wajah panjang, hindari inner yang terlalu tinggi atau menggulung kain di bagian atas kepala karena akan menambah kesan memanjang.
Ciptakan sedikit volume di sisi kanan dan kiri kepala agar wajah terlihat lebih seimbang secara vertikal. Motif horizontal atau detail di dekat pipi bisa membantu memecah kesan wajah yang terlalu memanjang.
Baca Juga: Panduan memilih scarf sesuai bentuk wajah modern
Selain bentuk wajah, aktivitas harian juga perlu dipertimbangkan saat menerapkan tips memilih hijab. Untuk bekerja di kantor, gaya hijab rapi dengan warna netral akan terlihat profesional. Gunakan bahan yang tidak mudah kusut agar tampilan tetap terjaga sepanjang hari.
Untuk aktivitas luar ruangan, pilih bahan yang menyerap keringat dan tidak terlalu panas. Model simpel tanpa banyak jarum bisa meminimalkan risiko hijab bergeser. Sementara itu, untuk acara formal seperti pesta, kamu bisa bereksperimen dengan bahan sedikit berkilau namun tetap nyaman di kulit.
Perhatikan pula kecocokan antara bentuk wajah, model hijab, dan aksesori. Anting hijab, bros, atau bandana sebaiknya tidak mengganggu garis utama yang sudah dibentuk untuk menyeimbangkan wajah.
Menerapkan tips memilih hijab tidak cukup dilakukan sekali. Dibutuhkan konsistensi dan latihan agar tangan terbiasa membentuk drapery sesuai kebutuhan wajah. Cobalah beberapa gaya berbeda di depan cermin, lalu dokumentasikan untuk membandingkan mana yang paling sesuai dengan bentuk wajah.
Seiring waktu, kamu akan menemukan “signature look” yang nyaman, cepat diaplikasikan, dan selaras dengan karakter diri. Dengan begitu, tips memilih hijab berubah menjadi kebiasaan positif yang memudahkan persiapan harian.
Pada akhirnya, rasa percaya diri menjadi kunci utama. Ketika memahami bentuk wajah dan menerapkan tips memilih hijab dengan tepat, tampilan hijab tidak hanya rapi, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan nilai yang kamu pegang.